BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Eka Wahyu Hestya Budianto


وَإِنَّ مِنۡهُمۡ لَفَرِيقٗا يَلۡوُۥنَ أَلۡسِنَتَهُم بِٱلۡكِتَٰبِ لِتَحۡسَبُوهُ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَمَا هُوَ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ وَمَا هُوَ مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَ وَهُمۡ يَعۡلَمُونَ ٧٨
Artinya: “Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca al-Kitab, supaya kamu menyangka apa yang dibacanya itu sebagian dari al-Kitab, padahal is bukan dad al-Kitab dan mereka mengatakan: “la (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah” ; padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui.” (QS. 3:78)

Allah Ta’ala memberitahukan tentang orang-orang Yahudi, bahwa di antara mereka terdapat segolongan orang yang menyelewengkan firman-firman Allah Ta’ala dari makna yang sebenarnya dan menggantinya, serta menghilangkan maksudnya untuk menipu orang-orang yang tidak mengerti supaya mengira bahwa hal itu terdapat pula dalam Kitabullah, dan mereka pun menisbatkannya kepada Allah Ta’ala, padahal hal itu adalah perbuatan dusta terhadap Allah Ta’ala, sedang mereka sendiri mengetahui bahwa mereka telah berbuat dusta dan bohong dalam hal itu semua. Firman-Nya (يلوون ألسنتهم) (“Memutar-mutar lidahnya membaca al-Kitab,”) Mujahid, Asy-Sya’bi, Al-Hasan, Qatadah, dan Ar-Rabi’ bin Anas mengatakan, maksudnya adalah mengubahnya. Firman-Nya (ويقولون على الله الكذب وهم يعلمون) (“Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui.”)


PEMBAHASAN LENGKAP TAFSIR ALQURAN & ASBABUN NUZUL


Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab



The Indonesiana Center - Markaz BSI (Bait Syariah Indonesia)