BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Eka Wahyu Hestya Budianto


۞إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰٓ ءَادَمَ وَنُوحٗا وَءَالَ إِبۡرَٰهِيمَ وَءَالَ عِمۡرَٰنَ عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ ٣٣ ذُرِّيَّةَۢ بَعۡضُهَا مِنۢ بَعۡضٖۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ٣٤
Artinya: “Sesungguhnya Allah Ta’ala telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing), (Sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (keturunan) dari yang lain. Dan Allah Ta’ala Mahamendengar lagi Mahamengetabui.”

Allah Ta’ala memberitahukan bahwa Dia telah memilih beberapa keluarga atas keluarga lainnya di belahan bumi ini. Dia memilih Adam yang Dia telah menciptakannya dengan tangan-Nya sendiri dan ditiupkan ruh-Nya kepadanya, serta memerintahkan para Malaikat bersujud kepadanya. Dia juga mengajarkan kepadanya nama segala sesuatu dan menempatkannya di Surga, kemudian menurunkannya dari Surga, yang dalam peristiwa tersebut mengandung hikmah.

Selanjutnya Allah Ta’ala juga memilih Nuh dan menjadikannya Rasul pertama yang diutus kepada penduduk bumi ini, pada saat manusia menyembah berhala dan menyekutukan-Nya, yang mana Dia tidak pernah menurunkan hujjah untuk itu. Lalu Allah Ta’ala mengazab (mereka, untuk membela Nabi Nuh) ketika dia telah lama terjun di tengah-tengah mereka, menyeru mereka ke jalan Allah Ta’ala pada siang dan malam hari, secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, namun hal itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). Kemudian Nuh mendoakan kejelekan (kebinasaan) atas mereka, maka Allah Ta’ala pun menenggelamkan mereka, tidak ada yang selamat kecuali orang-orang yang mengikuti agama yang dibawanya. 

Setelah itu Allah Ta’ala memilih keluarga Ibrahim, yang di antara keluarganya adalah Nabi Muhammad, manusia paling mulia, penutup para Nabi. Juga memilih keluarga `Imran. Yang dimaksud dengan `Imran di sini adalah ayah Maryam binti `Imran, ibu `Isa bin Maryam.


PEMBAHASAN LENGKAP TAFSIR ALQURAN & ASBABUN NUZUL


Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab



The Indonesiana Center - Markaz BSI (Bait Syariah Indonesia)