BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Eka Wahyu Hestya Budianto

فَإِن زَلَلۡتُم مِّنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡكُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُ فَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ ٢٠٩
Artinya: “Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, maka ketahuilah, bahwasanya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”

Firman-Nya (فإن زللتم من بعد ما جاءتكم البينات) maksudnya, jika kalian menyimpang dari kebenaran setelah ditegakkannya hujjah atas kalian. \ Firman-Nya (فاعلموا أن الله عزيز حكيم) maksudnya dalam siksaan-Nya, dan tidak akan pernah dikalahkan oleh siapapun. “Dia Mahabijaksana,” dalam ketetapan-ketetapan-Nya, pembatalan dan pemberlakuan hukum-Nya. Oleh karena itu, Abu Al-Aliyah, Qatadah, dan Rabi’ bin Anas mengatakan, “Dia Mahaperkasa dalam pembalasan-Nya dan Mahabijaksana dalam perintah-Nya.” Dan Muhammad bin Ishak mengemukakan: “Yang Mahaperkasa dalam pertolongan-Nya dari orang-orang yang kafir kepada-Nya, jika ia menghendaki, dan Mahabijaksana dalam alasan dan dalih-Nya kepada para hamba-Nya.”


PEMBAHASAN LENGKAP TAFSIR ALQURAN & ASBABUN NUZUL


Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab



The Indonesiana Center - Markaz BSI (Bait Syariah Indonesia)